<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027</id><updated>2011-11-26T13:01:12.397-08:00</updated><title type='text'>Dayak Update</title><subtitle type='html'>An Updated Story about Dayaks in Borneo</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111045010819738244</id><published>2005-03-10T02:20:00.000-08:00</published><updated>2005-03-10T02:31:08.506-08:00</updated><title type='text'>Tumbuhnya Kekuatan 'Blog'</title><content type='html'>&lt;img src=http://img236.exs.cx/img236/9784/blog0fn.jpg align=left hspace=10 vspace=5&gt;SEBAGAI satu aktivitas di internet, &lt;I&gt;blogging&lt;/I&gt; atau mengelola jurnal &lt;I&gt;online&lt;/I&gt; (&lt;I&gt;blog&lt;/I&gt;) terus berkembang dari hari ke hari. Aktivitas ini di luar negeri malah sudah bisa berimbas kepada pengawasan lebih ketat terhadap isi berita media tradisional. Bagaimana dengan &lt;I&gt;blogging&lt;/I&gt; di Tanah Air?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Blog&lt;/I&gt; yang merupakan singkatan istilah &lt;I&gt;web log&lt;/I&gt; (catatan di situs internet) dipopulerkan pertama kali oleh Jorn Barger pada 1997. Semula halaman &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; digunakan semata-mata untuk menulis pengalaman sehari-hari dari &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; atau penulis &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt;. Namun sekarang pengisi &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; bukan hanya individual saja, tapi juga perusahaan besar, politisi sampai para calon presiden di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; malah digunakan untuk merespons pemberitaan yang dinilai para &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; kurang akurat. Ini terlihat pada kasus stasiun televisi &lt;I&gt;CBS&lt;/I&gt; di Amerika Serikat (AS) yang diprotes para &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; dalam pemberitaan perang Irak sampai akhirnya stasiun tersebut meminta maaf dan penyiar terkenalnya, Dan Rather, mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Popularitas &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; di luar negeri juga terlihat dari hasil survei Pew Internet dan American Life Project beberapa waktu lalu. Dari data yang dikumpulkan dari para pengakses internet di AS, terlihat kenaikan cukup besar dari jumlah pembaca &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt;. Tercatat 27% pengakses internet itu, atau sekitar 32 juta orang, mengaku pernah membaca &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;Jumlah &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; juga meningkat. Masih dari survei yang sama, dikatakan bahwa pada akhir 2004 terdapat 7% orang dewasa di AS, atau sekitar 8 juta orang, yang menulis jurnal &lt;I&gt;online.&lt;/I&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; biasanya terasa pada saat terjadi peristiwa penting. Kejadian 11 September misalnya telah menumbuhkan aktivitas &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; sayap kanan di AS yang mendukung pemerintahnya memerangi terorisme. &lt;I&gt;Blog&lt;/I&gt; yang bermuatan politik juga sering dibaca menjelang pemilu presiden. Survei Pew Internet misalnya menyebutkan, 9% pengakses internet di AS rajin membaca &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; politik selama masa kampanye presiden 2004 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; Indonesia? Meski belum ada survei resmi, jumlah pengisi jurnal &lt;I&gt;online&lt;/I&gt; tersebut terlihat cukup banyak. Menurut Enda Nasution, seorang &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; yang aktif menulis &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; sejak 2001, aktivitas &lt;I&gt;blogging&lt;/I&gt; di Indonesia menunjukkan indikasi maju. Bukan saja jumlahnya tapi juga kualitas dan intensitasnya. Ini terlihat dari pertumbuhan &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; yang tidak lagi sekadar &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; pribadi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka yang sudah &lt;I&gt;comfortable&lt;/I&gt; dengan media ini, sekarang mulai bereksperimen menggunakan format &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; untuk kepentingan lain yang sifatnya lebih &lt;I&gt;informational&lt;/I&gt; atau istilah saya dengan tema khusus, sehingga sudah umum sekarang teman-teman &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt;  Indonesia yang memiliki &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; lebih dari satu buah," ungkap Enda melalui &lt;I&gt;e-mail&lt;/I&gt; kepada &lt;I&gt;Media&lt;/I&gt; pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang kini bekerja sebagai manajer pemasaran di sebuah perusahaan internet di Bangkok, Thailand ini lantas mencontohkan beberapa &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; lokal yang sering diakses pembaca. Antara lain &lt;I&gt;http://www.sembarang.com&lt;/I&gt;, yaitu &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; tentang &lt;I&gt;lifestyle&lt;/I&gt; milik &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; Benny Chandra, kemudian &lt;I&gt;http://direktif.web.id&lt;/I&gt; berisi &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; Small Office Home Office milik Ikhlasul Amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang ingin tahu tentang beasiswa bisa melongok &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; kumpulan informasi beasiswa di &lt;I&gt;http://beasiswaindonesia.blogspot.com&lt;/I&gt;. Enda sendiri menulis soal pemilu 2004 di &lt;I&gt;http://pemilu2004.goblogmedia.com&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Enda, dengan makin familiarnya orang Indonesia terhadap format &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt;, maka perannya sebagai suplemen informasi di media massa menjadi tidak terhindari. Meski demikian &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; lokal memang masih kalah dibanding &lt;I&gt;mailing list&lt;/I&gt; dalam menyebarkan informasi. "Masalahnya adalah di milis sulit untuk merujuk pada sebuah berita, atau mencarinya lagi. Sistem pengarsipannya juga tidak ter-&lt;I&gt;index&lt;/I&gt; oleh &lt;I&gt;search engine&lt;/I&gt;. Sedang jika kita mem-&lt;I&gt;posting&lt;/I&gt;-kan informasi itu dalam &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; maka akan mudah bagi orang lain merujuknya," ungkap Enda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; lokal sendiri sempat dikecam pengamat multimedia Roy Suryo. Dosen Universitas Gadjah Mada ini menilai masih banyak &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; lokal yang sifatnya main-main, tidak serius, sehingga sulit menyamai kualitas &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecaman ini dibantah Enda yang menyebut kualitas &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; Indonesia tidak berbeda jauh dari dunia &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; (&lt;I&gt;blogsphere&lt;/I&gt;) di luar negeri. "Kita sekarang berada pada tahap memperbesar populasi &lt;I&gt;blogger&lt;/I&gt; dan mengenalkan format serta teknologi ini pada orang banyak," kata Enda. Ia memprediksi kemajuan &lt;I&gt;blog&lt;/I&gt; lokal tinggal menunggu waktu karena keunggulan-keunggulan blog itu sendiri yaitu murah, cepat, mudah, partisipatif dan aksesibilitas. &lt;B&gt;(War/B-2)&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari Media Indonesia Online: &lt;a href=http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2005031004024903&gt;Tumbuhnya Kekuatan Blog&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111045010819738244?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111045010819738244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111045010819738244' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111045010819738244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111045010819738244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/03/tumbuhnya-kekuatan-blog.html' title='Tumbuhnya Kekuatan &apos;Blog&apos;'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111044875810469067</id><published>2005-03-10T01:56:00.000-08:00</published><updated>2005-03-10T02:22:30.246-08:00</updated><title type='text'>Berebut Tanah di Lokasi Transmigrasi</title><content type='html'>&lt;img src=http://img179.exs.cx/img179/8071/rumah9jb.jpg align=left hspace=10 vspace=5&gt;Perkebunan Karet Rakyat (PPKR) Paket B Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang bersengketa dengan masyarakat setempat. Seorang warga lokal bernama Burhan yang berasal dari Kampung Taum bertikai dengan Karno dan Subandi, mantan warga transmigran. Sengketa ini terjadi pertengahan Januari 2002. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala itu, Burhan mendatangi Karno dan Subandi untuk meminta tanah miliknya yang dikerjakan oleh Karno dan Subandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah yang disengketakan itu kebetulan sedang ditumbuhi jagung yang siap panen. Menurut Karno, tanah di pinggiran Kampung Taum seluas satu hektar tersebut sudah dibelinya dari Ibu dan adik perempuan Burhan pada tahun 1999. Karno bahkan memiliki bukti surat jual-beli atas lahan satu hektar tersebut. Tetapi Burhan tidak menerimanya karena tidak merasa menandatangi surat jual beli itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah seorang ahli waris, Burhan merasa berhak atas tanah itu. Karena kesal tidak diberikan tanah, Burhan pun membabat sekitar 1.000 batang tanaman jagung milik Karno dan mengancam supaya Karno tidak memanen sisa jagungnya. Sebab dia yang akan memanennya. "Karena saya tidak bersedia menyerahkan tanah itu, dia (Burhan-red) lalu membabat tanaman jagung saya. Padahal saya sudah memberikan uang sekitar 1,2 juta untuk adat sebagai bukti penyerahan hibah," kata Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disayangkan Karno dan warga sekitarnya adalah sikap arogansi Burhan terhadap mereka. Burhan juga terkadang tidak datang sendirian, melainkan bersama-sama dengan kawan-kawannya. "Beberapa kali dia (Burhan-Red) datang membawa senjata tajam dan mengacam saya," ujar lelaki asal Banyuwangi, Jawa Timur yang mengaku trauma dan takut dengan warga lokal hingga pasrah, tidak berkutik dan hampir menyerahkan tanahnya kepada Burhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111044875810469067?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111044875810469067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111044875810469067' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111044875810469067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111044875810469067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/03/berebut-tanah-di-lokasi-transmigrasi.html' title='Berebut Tanah di Lokasi Transmigrasi'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042164193570921</id><published>2005-03-09T18:26:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:43:40.433-08:00</updated><title type='text'>Menanti Detik Kematian Sungai Melawi</title><content type='html'>&lt;img src=http://img212.exs.cx/img212/6898/sungai2xx.jpg hspace=10 align=left vspace=5&gt;Puluhan speed boat berlari-lari dan untuk hilir mudik di atas liukan gelombang. Sementara di sisi lain puluhan kelompok rakitan log kayu hanyut tersebar di kiri kanan Sungai. Kayu-kayu gelondongan ini dibawah untuk dirupiahkan di muara sungai. Selain kayu-kayu gelondongan yang dirakit, terdapat ratusan mesin jek (pengeruk pasir) terparkir rapi di sepanjang Arus Sungai (AS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pemandangan sehari-hari di Sepanjang Sungai Melawi saat air pasang. Di musim penghujan orang-orang yang menambang pasir untuk mengambil emas dari AS Melawi istirahat. Mereka beralih pekerjaan, menghanyut gelondongan rakitan kayu ke hilir sungai. Tapi takala kemarau, mesin-mesin jeklah yang bersenandung di AS Sungai yang panjangnya lebih dari 100-an kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin jek di AS sungai ini mencapai 300-an buah.Dengan berbagai aktivitas ini, Sungai Melawi masa kini tidak seperti Sungai Melawi masa silam. Sepuluhan tahun terakhir ini, warna bening Sungai Melawi berubah menjadi agak kekuning-kuningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang tidak lagi mengkonsumsi air sungai itu sebagai bahan pembuat kopi. Dan ikan-ikan yang dulunya sangat menggemari tempat itu kini perlahan-lahan hilang."Tahun 1986, saat saya balik ke Serawai saya biasa melihat ikan di dalam air. Waktu itu saya tidak takut meminum air Sungai Melawi dari atas Speed saya. Tapi sekarang, wah..." ujar Iten, warga Serawai yang menetap di Pinoh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042164193570921?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042164193570921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042164193570921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042164193570921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042164193570921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/03/menanti-detik-kematian-sungai-melawi.html' title='Menanti Detik Kematian Sungai Melawi'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042157112084404</id><published>2005-03-09T18:25:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:45:37.726-08:00</updated><title type='text'>Pro-Kontra Pilkada Mempawah</title><content type='html'>&lt;img src=http://img40.exs.cx/img40/4549/pilkada0fr.jpg align=left hspace=10 vspace=5&gt;Biarlah anjing menggongong, kafilah tetap berlalu". Pepatah ini cocok untuk menggambarkan DPRD Kab.Pontianak. Meskipun dalam proses hukum dugaan korupsi Rp2,8 milyar dana Yayasan Bestari, proses pemilihan kepala daerah ({Pilkada) terus dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusutan terhadap pengelapan dana negara Rp2,8 milyar melalui Yayasan Bestari mulai ada titik cerah. Empat orang eksekutif telah diperiksa Kejaksaan Negeri Mempawah. Yakni Kepala Bappeda, Sekda, Kepala BPKKD, dan Sekretaris Panitia Anggaran. Ke-44 anggota DPRD Mempawah juga akan segera diperiksa karena Kejari Mempawah sudah mengirim surat ijin pemeriksaan ke Gubernur Kalbar.Belum begitu jelas siapa dari pihak eksekutif yang menjadi tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sumber di Kejaksaan Mempawah yang minta identitiasnya dirahasiakan, kemungkinan tersangka adalah Sekda, Kabid Pembiayaan, Bupati dan 44 anggota dewan. Saat proses hukum terhadap anggota dewan berlansung, proses Pilkada terus berjalan. Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati dilaksanakan tanggal 12-23 Desember 2003. Hari pertama pendaftaran sudah ada 4 balon bupati dan 7 balon wakil bupati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para calon bupati yang mendaftar hari pertama: dr. Ikke Wicaksono, MPH (Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pontianak), Ir. Suhelmi Rizal, Ibnu Idham dan Drs. H. Agus Salim, MM. Sedangkan para wakil bupati yang sudah mendaftar pada hari pertama: Hamdan, Drs. Syahwani Umar, Mpd, H. Burhanuddin H. Ismail, H. Aries Senjaya, SE, Effendi Cingkong, Heri Halidi, SE, MM., dan Drs. Suranto.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042157112084404?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042157112084404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042157112084404' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042157112084404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042157112084404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/03/pro-kontra-pilkada-mempawah.html' title='Pro-Kontra Pilkada Mempawah'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042150461892553</id><published>2005-03-09T18:24:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:48:06.176-08:00</updated><title type='text'>Mengurai Konflik Etnis di Sambas</title><content type='html'>&lt;img src=http://img40.exs.cx/img40/1304/konflik6md.jpg align=left hspace=10 vspace=5&gt;Mengapa terjadi konflik antar kelompok etnik di Kalbar? Pertanyaan mendasar tersebut mengusik hampir semua kalangan, dari kalangan akademis, politisi, NGO, budayawan dan kaum agamawan. Masing-masing mereka dengan pertanyaan tersebut melakukan berbagai usaha dalam rangka menjawab pertanyaan tersebut. Hal yang dilakukanpun beragam dari penelitian hingga dialog antar agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing ingin menguak akar penyebab kerusuhan yang terjadi di Kalbar itu. Salah satu tinjauan yang sekarang sedang tren adalah tinjauan sosial budaya. Hal tersebut terkait dengan asumsi bahwa penyebab konflik disebabkan persoalan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum orang terusik oleh kenyataan, dalam setiap kerusuhan, mereka yang selalu menggunakan simbol-simbol budaya yang berkaitan erat dengan spiritualitas dan religi etnik masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek inilah yang menjadi fokus penelitian Bambang Hendarta Suta Purwana. Hasil penelitian itu diterbitkan dalam buku ini. Menurut Hendarta, kekerasan itu dikatakan kekerasan kultural dari domain-domain budaya seperti mitos, bahasa dan ideologi yang berfungsi untuk melegitimasi kekerasan langsung seperti penganiayaan, pembunuhan, pengusiran dan perusakan harta benda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042150461892553?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042150461892553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042150461892553' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042150461892553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042150461892553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/03/mengurai-konflik-etnis-di-sambas.html' title='Mengurai Konflik Etnis di Sambas'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042143536096101</id><published>2005-03-09T18:22:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:53:29.543-08:00</updated><title type='text'>Menanti Banjir Menjemput Ajal</title><content type='html'>&lt;img src=http://img40.exs.cx/img40/8682/river29uj.jpg hspace=10 vspace=5 align=left&gt;Gawat! Tahun 2010 Kalimantan Barat akan ditenggelamkan banjir. Ini bukan ancaman isapan jempol, tetapi peringatan para ahli-jika tidak segera ditanggulangi penyebabnya. Tanda-tanda itu mulai nampak. Banjir makin tahun makin besar. Lihat saja di Kabupaten Sambas, Landak, Bengkayang, Sintang, Ketapang, Sanggau, Sintang, Pontianak dan Singkawang berminggu-minggu direndam banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terhitung kerugian harta benda akibatnya. Arus lalu lintas dan perdagangan sempat berhenti beberapa hari. Tahun 2004 ini, terutama bagi warga yang bermukim di tepian Sungai Kapuas harus waspada. Pasalnya, kerusakan hutan -sebagai penahan air hujan-di sepanjang sungai Kapuas dan anak-anaknya, sudah mencapai titik puncaknya. Kondisi ini diperparah iklim global yang semakin panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali ada banjir, para pejabat-sebagai pihak yang paling bertanggung jawab-selalu sibuk bagaimana mengatasi banjir dengan membuat/memperbesar parit, dan sejenisnya. Bahkan kini di Jl.Tanjungpura sedang dibangun pompa air raksasa untuk mengatasi banjir. Mereka tidak pernah mengatasi akar, penyebab banjir. Misalnya dengan menyetop seluruh perusahaan HPH, HTI, perkebunan besar (terutama perkebuan kelapa sawit), transmigrasi, pertambangan dan industri sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal semua orang tahu-didukung hasil penelitian ilmiah-bahwa penyebab banjir adalah akibat hutan habis akibat perusahaan HPH, HTI, perkebunan besar (terutama perkebuan kelapa sawit), transmigrasi, pertambangan. Betapa tidak, jutaan hektar hutan hilang akibat beroperasinya perusahaan HPH, HTI, perkebunan besar (terutama perkebuan kelapa sawit), transmigrasi, pertambangan dan sejenisnya di Kalimantan Barat. Para pihak yang terlibat di sektor inilah yang harus dituntut tanggung jawabnya oleh masyarakat. Mari kita lihat datanya seperti di bawah ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042143536096101?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042143536096101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042143536096101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042143536096101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042143536096101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/03/menanti-banjir-menjemput-ajal.html' title='Menanti Banjir Menjemput Ajal'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042538237735404</id><published>2005-02-09T19:28:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:57:46.416-08:00</updated><title type='text'>Urang Jalai di Jalai Huluq</title><content type='html'>&lt;img src=http://img208.exs.cx/img208/8494/brids4ym.jpg hspace=10 vspace=5 align=left&gt;Subsuku Dayak Jalai adalah salah satu subsuku Dayak terbesar di Kabupaten Ketapang (Kalbar). Penutur bahasa Jalai bermukim di sepanjang aliran sungai Jalai Kiri dan anak-anaknya, yang melingkupi kecamatan Jelai Hulu, Marau dan Manis Mata. Karena bermukim di sepanjang daerah aliran sungai Jalai Kiri tersebutlah (sungai Jalai masuk dalam wilayah Kalteng) maka mereka menyebut dirinya Urang Jalai, Urang Dayak Jalai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara paling mudah mengenali Urang Jalai adalah dengan melihat nama kaum perempuannya yang selalu diawali dengan si. Misalnya Sinumur, Simiun, Simulan. Tidak diketahui dengan pasti apa makna imbuhan si di awal nama tersebut. Ciri lain adalah pada bahasanya. Urang Jalai umumnya mengganti o jadi u, u jadi o, e jadi i, i jadi e. Misalnya motor jadi mutur; mobil jadi mubel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Dayak di kecamatan Jelai Hulu (yang asli) seluruhnya adalah Urang Dayak Jalai (subsuku Dayak Jalai). Secara kebahasaan, terdapat 8 macam bahasa. Yakni bahasa Jalai Tanjung, Jalai Benatuq, Jalai Semenjawat, Jalai Tembiruhan, Jalai Penyarang, Jalai Pringkunyit, Jalai Perigiq dan Jalai Riam. Berikut penjelasan singkat dari 8 bahasa tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042538237735404?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042538237735404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042538237735404' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042538237735404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042538237735404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/02/urang-jalai-di-jalai-huluq.html' title='Urang Jalai di Jalai Huluq'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042542917032396</id><published>2005-01-09T19:29:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:30:29.173-08:00</updated><title type='text'>Mengolah Tanah Liat yang Mendatangkan Untung</title><content type='html'>Keramik hias di sudut-sudut ruang tamu rumah atau kantor harus diakui menambah indah interior ruangan. Selama ini, keramik hias berasal dari kebudayaan daratan "kulit kuning" seperti China, Jepang, Korea, Hong Kong dan Taiwan. Indonesia juga mengenal kebudayaan keramik, tetapi harus diakui kualitas pewarnaan dan pembakarannya masih kurang. Karenanya keramik Indonesia hanya untuk konsumsi dalam negeri saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kalbar, keramik hias sudah termasuk jadi produk andalan lokal. Di Sedau dan Kotamadya Singkawang bahkan produk keramiknya sudah terkenal di mana-mana. Di Kodia Pontianak hanya Kalimantan Indah (KI), perusahaan milik Andi Salim, SE (53) yang menggelutinya sejak tahun 1980. Pada tahun 1991, Andi memulai usahanya dengan modal awal 30% dari kocek sendiri dan 70% dari kredit usaha kecil (KUK) perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan bisnisnya, Andi sempat terpuruk karena kebijakan KUK yang menghentikan kredit, tetapi tetap membayar beban hutang dan bunga. Namun berkat dorongan dari Marcellina, sang istri yang asal Anjungan, Kabupaten Pontianak, Andi berupaya untuk terus maju. Diapun berhasil melunasi kewajibannya dengan perbankan pada tahun 2001, karena ada kebijakan penghapusan beban hutang dan 25% pokok hutang. Walau demikan ia mengaku kapok bekerja sama dengan perbankan. "Kecuali mereka punya visi yang menunjang Usaha Kecil Menengah, seperti saya ini," ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042542917032396?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042542917032396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042542917032396' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042542917032396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042542917032396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2005/01/mengolah-tanah-liat-yang-mendatangkan.html' title='Mengolah Tanah Liat yang Mendatangkan Untung'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042549953231062</id><published>2004-12-09T19:30:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:31:39.533-08:00</updated><title type='text'>Misteri Keramat Tanikng Simpakng</title><content type='html'>Proses terjadinya sebuah tempat keramat bagi setiap subsuku Dayak tidaklah sama. Masing-masing subsuku memiliki ukuran-ukuran sendiri. Penentuan tempat keramat ini bisa karena salah satu tokoh adat mendapat mimpi atau pengalaman pribadi warga masyarakat adat. Seperti yang terjadi pada tempat keramat Tanikng, milik masyarakat adat Dayak Simpakng di Kec. Simpang Hulu Kabupaten Ketapang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi keramat Tanikng yang terletak di kampung Bukakng ini sekilas tidaklah menunjukkan tanda-tanda khusus. Setelah berjalan kaki selama satu setengah jam melewati ladang dan perkebunan karet kita memasuki lokasi hutan rimba. Di tengah hutan di cekukan sungai kecil berdinding batu, disitulah terdapat keramat Tanikng.Menurut Stepanus Djuweng, seorang warga kelahiran Bukang, proses terjadinya keramat Tanikng sudah sangat lama. "Kira-kira sejak lima generasi yang lalu orang-orang Simpakng sudah menjadikan lokasi di sekitar keramat Tanikng menjadi tempat keramat," jelas Djuweng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penunjukan keramat Tanikng ini disebabkan oleh pengalaman seorang tua yang sedang berburu babi hutan di sekitar keramat Tanikng. Di sana ia menemukan sebuah batu yang sangat besar dalam posisi yang hampir terguling dari atas bukit ke sungai. Tapi anehnya sebuah ranting kecil sebesar jari menahan batu tersebut sehingga tidak terguling.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042549953231062?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042549953231062/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042549953231062' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042549953231062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042549953231062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2004/12/misteri-keramat-tanikng-simpakng.html' title='Misteri Keramat Tanikng Simpakng'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042557092240634</id><published>2003-03-09T19:32:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:32:50.926-08:00</updated><title type='text'>Upacara Adat Buah Dayak Pesaguan</title><content type='html'>Musim buah bagi masyarakat adat Dayak Pesaguan bukanlah hal yang biasa. Apalagi jika pada musim buah yang sangat melimpah. Masyarakat adat mewujudkannya dengan melakukan rangkaian upacara adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat adat Dayak Pesaguan di Kab. Ketapang setidaknya mengenal 7 rangkaian upacara adat buah-galau (buah-buahan). Ketujuh upacara adat buah tersebut lazimnya dilakukan pada setiap musim buah raya. Musim buah raya biasanya ditandai dengan berbuahnya beberapa jenis buah seperti kelampai, kumpang, limat (janta') dan kekalik. Rangkaian upacara adat buah dipimpin oleh seorang belian (bolin) buah.Upacara adat buah dimulai dari memorum doun memangkah dohan pada saat kuntum mulai tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai upacara adat ini, masyarakat tidak boleh memanjat pohon durian dan mengambilnya malam hari. Seorang belian buah tidak boleh memakan semua jenis buah sampai pada upacara nyabit buah atau ninjangan senggayung, kecuali pinang-sirih. Ketika bunga mulai kembang dilanjutkan dengan upacara merimbang bunga' (memelihara kembang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada saat kembang mulai jadi buah (biasanya berpatokan pada pohon durian) diadakan upacara adat menimang/memandian pansai. Upacara ini disertai dengan upacara ritual ma-alap senggayung (alat musik yang terbuat dari bambu).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042557092240634?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042557092240634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042557092240634' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042557092240634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042557092240634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2003/03/upacara-adat-buah-dayak-pesaguan.html' title='Upacara Adat Buah Dayak Pesaguan'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042562213246829</id><published>2002-03-09T19:33:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:33:42.133-08:00</updated><title type='text'>Mencerdaskan Anak dengan Sempoa</title><content type='html'>Ribuan tahun lalu sebelum ditemukannya kalkulator, sebagai mesin hitung manusia sudah menemukan teknik menghitung jumlah. Teknik ini sangat beragam. Orang Mesir menggunakan bahasa simbol untuk menghitung jumlah sampai dengan puluhan ribu. Sementara orang China mengenal sistem penghitungan jumlah yang praktis, yang mereka kenal dengan nama Sempoa.Zaman dahulu di kampung-kampung, di setiap toko, para tauke China yang berdagang menghitung dengan menggunakan Sempoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alat yang terbuat dari kayu tersebut, jumlah uang puluhan bahkan ratusan juta hanya dihitung manual. Kini di zaman modern ini, banyak orang kembali menggunakan sempoa atau abacus. Banyak yang percaya bahwa sempoa mampu untuk meningkatkan kecerdasan pemakainya. Apalagi jika sudah terlatih memakai sempoa sejak kecil.Kini ada dua jenis sempoa yakni sepoa satu tangan dan sempoa dua tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian The Chinese Zhusuan Associates, pendidikan Mental Aritmatika Sempoa Dua Tangan secara dini (usia 4 - 12 tahun) adalah periode terbaik dan cara unggul untuk mengembangkan kemampuan otak manusia. Karena pada masa itu pola dasar berpikir seorang anak sudah terbentuk, otot tangan makin tumbuh, pergerakan tangan masih lincah dan sangat pas untuk menggerakkan manik-manik sempoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergerakan manik-manik sempoa yang selaras antara tangan kanan dan kiri sangat memungkinkan daya penglihatan manusia, daya pendengaran, daya raba dan semua otot bekerja secara harmoni.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042562213246829?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042562213246829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042562213246829' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042562213246829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042562213246829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2002/03/mencerdaskan-anak-dengan-sempoa.html' title='Mencerdaskan Anak dengan Sempoa'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11347027.post-111042568063327290</id><published>2001-03-09T19:33:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T19:34:40.636-08:00</updated><title type='text'>Misteri Hantu Di Kelampai, Sosok</title><content type='html'>Bangunan-bangunan rumah bekas dibongkar tampak berserakan disana-sini. Beberapa rumah yang dulunya berdiri kokoh tampak sudah rata dengan tanah. Dari puing-puingnya ditemukan kepingan-kepingan batako. Diantara rumah-rumah yang dibongkar itu masih ada yang tiang dan papan yang masih tersisa. Yang masih utuh tinggal dua buah rumah, satunya tingkat dua. Tetapi rumah yang masih utuh itupun sudah tak berpenghuni lagi. Itulah sekilas pemandangan kampung Kelampai di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembongkaran dan kepergian 115 warga kampung Kelampai tersebut berawal dari kisah meninggalnya seorang murid SD di kampung Kelampai, Januari lalu. Sewaktu berangkat ke sekolah, anak itu baik-baik saja. Namun dalam perjalanan pulang dari sekolah, anak itu tiba-tiba merasa haus. Di sekitar itu kebetulan ada air yang mengenang dari lokasi perkebunan sawit. Tanpa pikir panjang, anak yang sudah kehausan benar itu pun langsung meminumnya. Sesampai di rumah, anak tersebut muntah-muntah dan akhirnya meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian anak SD tersebut membuat para tetua di kampung Kelampai tak habis pikir untuk mencari tahu sebab-musababnya. Mereka kemudian memanggil Pak Nahon, seorang dukun dari Kampung Kupit. Pak Nahon pun menyanggupinya. Menurut Pak Nahon, anak tersebut meninggal karena mahluk halus yang ada di sekitar kampung Kelampai dan persoalan itu harus ditanggung bersama oleh 12 KK warga kampung Kelampai. Pak Nahon sendiri menyatakan sanggup untuk menenangkan roh dengan melakukan upacara adat pati membunuh antu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11347027-111042568063327290?l=dayakupdate.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dayakupdate.blogspot.com/feeds/111042568063327290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11347027&amp;postID=111042568063327290' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042568063327290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11347027/posts/default/111042568063327290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dayakupdate.blogspot.com/2001/03/misteri-hantu-di-kelampai-sosok.html' title='Misteri Hantu Di Kelampai, Sosok'/><author><name>Chatarina Pancer Istiyani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08847966046027041347</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
